BRMP Sayuran Pastikan Keseragaman dan Kesehatan Bawang Putih
Lembang, 25 Agustus 2025 – Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Sayuran (BRMP Sayuran) melaksanakan kegiatan seleksi tanaman bawang putih pada umur 30 hari setelah tanam (HST), Selasa (25/8). Seleksi ini dilakukan pada pertanaman varietas Lumbu Putih yang ditanam di lahan produksi benih.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pertanaman bawang putih tetap seragam sesuai varietas dan bebas dari penyakit, sehingga kualitas benih yang dihasilkan memenuhi standar. Dalam kegiatan ini, tim produksi dan tim mutu BRMP Sayuran didampingi oleh ahli penyakit tanaman dan pemulia tanaman guna memberikan pendampingan teknis.
“Kegiatan seleksi sangat penting untuk memisahkan tanaman yang tidak sesuai varietas dan yang terserang penyakit agar tidak menular ke tanaman sehat,” ujar Agnofi Merdeka Efendi, Penanggung Jawab Kegiatan.
Kriteria seleksi tanaman yang diterapkan meliputi:
- Keseragaman varietas: bentuk daun, warna batang, dan vigor tanaman harus sesuai deskripsi varietas Lumbu Putih.
- Kesehatan tanaman: daun harus hijau segar, tidak ada bercak atau gejala layu.
- Bebas hama dan penyakit: tidak terdapat serangan penyakit seperti layu fusarium, bercak daun, maupun busuk umbi.
- Pertumbuhan normal: tidak kerdil, tidak ada kelainan bentuk.
Proses seleksi dilakukan dengan cara menandai tanaman yang off type atau menunjukkan gejala penyakit. Tanaman yang offtype akan ditandai dan yang tidak sehat dicabut dan dimusnahkan agar tidak mengganggu pertumbuhan tanaman sehat.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya BRMP Sayuran untuk mendukung ketersediaan benih bawang putih bermutu dalam rangka program swasembada bawang putih nasional.